Wisata Alam Seru di Sekitar Balikpapan, Bukit Bangkirai Tempatnya!

Berwisata di sekitar Balikpapan, terdapat Bukit Bangkirai yang seru dijelajahi. Wisatawan bisa merasakan pesona hutan hujan tropis dan menyeberangi jembatan kanopi yang tingginya 30 meter. Senang jelajah didalam Kota Balikpapan, travelers seharusnya jangan segera pulang. Coba mampir terlebih dahulu ke Bukit Bangkirai di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dari Balikpapan dapat ditempuh dengan naik kendaraan sekitar 1,5 jam.

Dengan informasi yang dikumpulkan, Tebing Bangkirai menawarkan pengalaman mengunjungi hutan asri Kalimantan. Namun selain dengan trekking, tetapi menyaksikan hutan dengan ketinggian di canopy bridge atau jembatan tajuk. Jelajah hutan melalui jembatan memang kedengarannya tidak begitu sulit. Namun justru jembatan gantung setinggi 30 meter sepanjang 64 meter ini bisa memberikan rasa deg-degan bagi wisatawan yang menyeberang.

Jembatan mempunyai 4 bagian yang menyatukan 5 pohon bangkirai. Saat menyeberang, sering angin berhembus menggoyang jembatan yang bisa menjadikan wisatawan gemetaran. Tapi gak usah khawatir jembatan pabrikan kontraktor Amerika yang terintegrasi dalam Canopy Constraction Asosiated (CCA) ini teruji keamanannya. Dari atas jembatan bakal tampak hamparan pohon-pohonan hijau Bukit Bangkirai. Selama di daerah bukit ini wisatawan juga bisa saja langsung melihat binatang liar semacam owa, beruk, monyet ekor panjang hingga rusa. Cukup menantang!

Bila mau beristirahat, sejumlah fasilitas misalnya restoran dan homestay tersedia di sini. Tentunya jalan-jalan ke Bukit Bangkirai tidak bakalan bikin bosan. Mau ke Bukit Bangkirain namun belum kesampaian? Kalian bisa melihatnya dulu dari ketinggian, melalui video traveling drone Elang Nusantara dengan cara live dari layar monitor. Lewat program Ekspedisi Langit Nusantara, Telkomsel akan menyatakan pesona Indonesia lewat video yang diambil dengan 2 drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) yang melewati lebih dari 50 kota di Indonesia kira-kira 1 bulan penuh.

Untuk saat ini, drone yang diterbangkan dari timur Indonesia bakal berkeliling di Balikpapan. Cukup dengan mengakses situs, Elang Nusa kita mampu mengikuti trip secara lengkap, baik lewat live streaming ataupun rekaman. Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keelokan Bumi Indonesia.

Raja Dari Premier League, Eric Cantona

Pemain sepakbola dengan nama lengkap Eric Daniel Piere Cantona lahir di Marseille, 24 Mei 1966. Cantona jadi salah satu pesepakbola legendaris timnas Perancis. Eric Cantona pula seorang legenda MU. Menjadi idola usai 15 tahun mengabdi dengan setan merah. ESPN menyebutnya “King of Premier League” (Raja Liga Primer Inggris).

Eric Cantona

Cantona melakoni karir sepakbolanya jadi kiper klub lokal SO Caillolais. Cantona menjajal mengikuti jejak ayah yang pun penjaga gawang. Namun insting serta kreativitas yang dipunya Cantona menjadikan dirinya sebagai seorang striker. Sedangkan karier profesionalnya dimulai dari Auxerre. Cantona belum lama bisa main di klub itu setelah berlatih sepanjang 2 tahun. Di awal-awal penampilan profesionalnya, Cantona langsung mencuri perhatian semua penggemar sepakbola, ketika 5 November 1983 timnya mengkandaskan Nancy dengan kedudukan 4-0.

Setahun berselang (1984) Cantona musti istirahat singkat dari dunia bermain bola karena mengikuti wajib militer. Lalu ketika kembali di dunia sepakbola, Cantona dipinjamkan ke divisi 2 Prancis. Tetapi Cantona segera bisa balik lagi ke Auxerre usai dirinya sanggup gemilang. Cantona amat dikenal sebagai pemain yang tempramen. Sikap bengalnya tak hanya ditunjukkan pada lawan-lawannya, tetapi kawan setimnya. Yang cukup mencengangkan yakni saat Cantona menghajar Bruno Martini kawan satu klubnya pas di muka. Cantona pun melakukan tackle kasar Dan berbahaya pada Michel De Zakarian.

Pada era 1989 ketika melakoni laga persahabatan menghadapi Torpedo Moscow, Cantona pun dengan sengaja menggulingkan bola ke arah tribun penonton dan buang kasusnya akibat tidak terima diganti. Lantaran sifat kasarnya itu Cantona tak jarang pindah klub. Cantona pertama-tama dipinjamkan ke Bordeaux, Mantpellie lalu akhirnya menuju Leeds United. Ketika membela Leeds, Cantona main begitu menawan dengan membuat 3 gol di kejuaraan Charity Shield saat melawan Liverpool tahun 1992. Cantona menghantarkan Leeds unggul 4-3. Dia juga berperan vital saat timnya menghajar Tottenham Hotspor melalui skor telak 5-0. Semenjak itu perannya di klub terasa begitu serius dan vital.

Cantona ada di puncak karirnya ketika Dirinya bergabung dengan Manchester United tahun 1992. Posnya di Manchester United amat luar biasa, buka cuma jadi striker, tetapi juga menjadi playmaker. Di MU, Cantona pun tak lepas dari problem. Di masa 1995, Cantona dihukum 9 bulan tidak boleh bermain lantaran melayangkan tendangan kungfu ada fans Crystal Palace sebab mengejeknya. Tendangan kungfu lagi-lagi dilakukannya 17 tahun setelah itu, yakni saat MU kalah dari City di piala FA 2011-2012. Ketika itu Cantona kesal Dan menendang meja sampai hancur di satu cafe.

Ketika berseragam MU, Cantona pernah diistirahatkan dalam sejumlah pertandingan, tapi pelatih Sir Alex Ferguson masih yakin padanya. Puncaknya yakni Cantona dipercayakan sebagai kapten ketika final FA cup 1996 dengan mereplace Steve Bruce yang sakit. Hasilnya, MU sukses menjuarai piala itu setelah mempermalukan Liverpool. Ketika bermain sepakbola, Cantona punya ciri khas sendiri dengan menegakkan kerah bajunya. Gaya mengenakan pakaian yang hingga saat ini masih sering digunakan semua tifosi setan merah. Cantona akhirnya pensiun dari sepakbola tahun 1997.

Pensiun dari dunia sepakbola, Eric Cantona ganti haluan dengan menjajal peruntungan menjadi aktor. Hal yang lalu membuat Cantona jadi aktor film. Karirnya di dunia peran sudah dibangun 2 tahun menjelang Cantona gantung sepatu yakni pada tahun 1995. Saat itu Cantona bmain di film genre komedi ‘Happines is in the Field’. Cantona makin dikenal ketika main di film menjadi pemenang Academy Award Elizabeth 1998. Popularitas Cantona di bidang sepakbola kemudian difilimkan yang judul ‘Looking for Eric’ (2009) disutradarai ken Loach. Cantona pun main di film action ‘Switch’.

Eric Cantona pun menarik perhatian publik ketika mencalonkan diri jadi Presiden Prancis di April 2012, meski kemudian Cantona kalah di pemilihan tersebut. Tuk jadi orang nomor 1 Prancis, Cantona musti memperoleh dukungan minimal 500 pejabat yag sudah terpilih, sesuatu yang akhirnya tak dapat diraih Cantona. Awalnya Cantona pun membuat geger lewat pernyataan dan seruannya yang menghimbau supaya rakyat Prancis menyerap kas dengan tunai berbondong-bondong di bank agar bank korup bangkrut.

FIFA World Cup Atau Piala Dunia Antar Klub FIFA

Piala Dunia Antar klub FIFA alias FIFA Club World Cup, yang lalu lebih dikenal dengan sebutan Kejuaraan Dunia Antar klub FIFA, yakni salah satu ajang kompetisi sah yang terselenggara oleh organisasi sepakbola dunia, FIFA yang memiliki tujuan tuk mempertemukan pemenang dari Turnamen utama antar klub-klub sepakbola di seluruh benua. 90 persen lebih pihak menyeimbangkan kompetisi itu dengan kompetisi Piala Interkontinental. Sebetulnya itu berbeda, Piala Dunia Antar klub sudah resmi diselenggarakan oleh pengelola FIFA, sedangkan Piala Interkontinental tidak lebih dari dilaksanakan oleh orang federasi sepakbola Eropa dan Amerika Selatan saja. Kedua turnamen itu sempat secara bersamaan digelar pada tahun 2000.

Piala Dunia Antar Klub FIFA

Kemudian tiap-tiap pemenang dari setiap benua itu akan silih bertanding secara pemenang Amerika Selatan dan Eropa yang bakal mulai main di pertandingan semifinal dan pesertanya dari Benua Afrika, Amerika Tengah, Karibia, Asia, dan pun Oseania yang bakal bertanding tuk memperebutkan kuota tiket ke semifinal World Cup FIFA ini.

Untuk kali pertama Kejuaraan Dunia Antar klub dihelat di negara Brasil saat Januari tahun 2000. Kompetisi tersebut berjalan dengan cara berbarengan pada kejuaraan Piala Interkontinental, yakni sebuah kejuaraan persahabatan yang awalnya diperebutkan di periode 1960 yakni oleh pemenang Piala Eropa berhadapan dengan pemenang dari liga Copa Libertadores.

Kejuaraan itu sebelumnya dinamai dengan nama Piala Eropa atau Amerika Selatan, kompetisi itu telah resmi di beri nama dengan Piala Toyota semenjak tahun 1980, datang terlambat perubahan di dalam format saat itu Toyota yang selaku sponsor primer dalam persaingan tersebut hingga akhirnya dihentikan tahun 2004. Dan tahun 2005, Kejuaraan Dunia Antar klub FIFA juga diserap Piala Toyota Dan kompetisi edisi pilot tahun 2006 dengan memetik nama sekarang ini.

Piala Dunia Antar klub FIFA hingga tahun 2008 diselenggarakan di negara Jepang. Dan tuk Piala Dunia Antar klub FIFA tahun 2009 Dan 2010 akan digelar di Dubai, Uni Emirat Arab (atau biasa disebut UAE).

11 persaingan Piala Dunia Antar klub FIFA telah dimenangkan oleh 8 klub yang tidak sama, Spanyol Barcelona dan klub dari Brasil, Corinthians sudah berhasil memenangkan rekor dengan masing-masing dari klub mengambil 2 gelar. Dan setiap pemenang kejuaraan Piala Dunia Klub yang lain yakni klub asal Brasil, Sao Paulo juga Internacional, dan klub Italia, Internazionale Milan serta AC Milan. Akan tetapi dari Inggris terdapat Manchester United, dan klub Jerman, Bayern Munich secara raihan satu gelar tiap-tiap didalam kompetisi itu. Masih klub Brasil, Brasileirao, juga sudah menjadi liga nasional paling sukses dengan mengantongi sebanyak 4 gelar. Sementara klub asal Spanyol, Barcelona memiliki rekor penampilan yang paling akhir dengan tiga gelar. Juara bertahan klub dunia saat ini adalah Barcelona, usai mereka berhasil mengalahkan tim asal Argentina, River Plate dengan skor 3-0 di akhir tahun 2015.

Daftar Pemenang Piala Dunia Antar Klub

Tuan Rumah Juara Runner up
Brasil (2000) Corinthians Vasco da Gama
Spanyol (2001) Batal
Jepang (2005 Sao Paulo Liverpool
Jepang (2006) Internacional Barcelona
Jepang (2007) AC Milan Boca Juniors
Jepang (2008) Manchester United LDU Quito
UAE (2009) Barcelona Estudiantes
UAE (2010) Internazionale Mazembe
Jepang (2011) Barcelona Al Sadd
Jepang (2012) Corinthians Chelsea
Maroko (2013) Bayern Munchen Raja Casablanca
Maroko (2014) Real Madrid San Lorenzo
Jepang (2015) Barcelona River Plate
Jepang (2016) Real Madrid Kashima Antlers